Daru, PLP FIK UNNES Menjadi Narasumber Workshop PLPI Jateng DIY

Meskipun secara daring berplatform zoom, Workshop PLPI regional Regional Jawa Tengah dan DIY berjalan lancer dengan jumlah peserta terdaftar 866 peserta yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia. Acara yang berlangsung sehari (8/4) dibuka oleh WR 2 Bidang Administrasi dan Kepegawaian UNNES Dr. S Martono, M.Si. beliau berpesan agar teknisi lab agar dapat mengembangkan kariernya ke jenjang yang lebih tinggi dan diharapkan dapat menjadikan laboratorium menjadi tempat untuk pengembangan keilmuan. Para pembicara yang dihadirkan adalah Bpk. J.Irawan DarmantoS.H dari BKN, Ibu Tia AminaS M.S.i yang merupakan Kepala Laboratorium Uji FTIP Unpad dan Mustafa Daru Affandi, S.T Teknisi Laboratorium FIK UNNES yang juga Manager Teknis Laboratorium Kalibrasi FIK UNNES. Pada Sesi Ketiga, Daru, Menyampaikan materi K3 laboratorium. K3 laboratorium diangkat karena setiap laboratorium meiliki potensi bahaya yang berbeda beda yang dapat menyebabkan kecelakaan pada para pengguna baik mahasiswa, dosen bahkan teknisi laboratorium itu sendiri. Manajemen resiko yang baik yang dilakukan di laboratoriumd apat menggunakan metode HIRARC (hazard identification risk assessment and risk control). Metode HIRARC ini menekankan kepada metode identifikasi jenis bahaya, tingkat resiko bahaya dan kekerapan terjadinya kecelakaan. Pengendalian berawal dari eliminasi, subtitusi, engineering, administrasi dan APD. Diharapkan dengan meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan manajemen resiko bahaya di laboratorium dapat mencegah adanya kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang bersumber dari proses kegiatan di laboratorium.

0
115

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here