FIK goes to POMNAS 2019

Mahasiswa FIK turut berlaga di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional yang diadakan di Jakarta (19-26/9). ke 46 mahasiswa tersebut berlaga di berbagai cabang olahraga. Dan bukan FIK UNNES bila berlaga tanpa pulang membawa gelar. Sebagai kesungguhan putra putri terbaik FIK, telah disumbangkan berbagai gelar dari juara 1 hingga juara 3 yang terdiri dari cabor renang, pentanque, silat, tarung drajat, sepak takraw, atletik, judo dan karate. hingga penutupan tanggal 24 september total tercatat sebanyak 46 mahasiswa FIK yang telah menyumbangkan gelar bagi Kontingen Jawa Tengah. sedangkan hingga tanggal 24 September 2019 posisi Jawa Tengah masih dalam peringkat ke tiga dengan perolehan 16 emas, 21 perak dan 25 perunggu. Diatas Jawa Tengah diduduki oleh DKI jakarta dengan peringkat pertama dan Jawa Barat dengan peringkat ke dua.

Maju dan Jayalah Kontingen Pomnas Jawa Tengah

Mengenalkan seluk beluk PKM ke mahasiswa FIK

 

SEMARANG – ,Fakultas Ilmu Keolahragaan mengadakan kegiatan Workshop PKM bagi mahasiswa FIK UNNES pada Selasa, 24 September 2019 di Ruang Rapat Prof. Hussein Argasasmita. Kegiatan yang mengusung tema “Langkah Bersama menuju PIMNAS 33” ini diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa. Kegiatan ini merupakan salah satu strategi Fakultas Ilmu Keolahragaan dalam mempersiapkan PKM ditahun 2019.  Berkaca dari 2 tahun terakhir, Widya selaku ketua panitia mengatakan bahwa FIK menargetkan harus ada perwakilan dari FIK dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 33 yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa FIK mulai mengenal berbagai informasi terkait PKM, seperti mengenal jenis-jenis PKM, prosedur pengajuan proposal, hingga tips dan trik lolos PIMNAS. Andry Akhiruyanto selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya mengatakan bahwa kedepan kita bersama harus menunjukkan bahwa fakultas ini tak hanya berprestasi dibidang fisik saja, namun juga berprestasi dibidang keilmiahan. Kemudian, Moh iqbal sebagai pemateri mengutip ucapan tersebut untuk menggugah minat peserta Workshop dalam ke-PKM-an.

“Ayo tunjukkan, sesuai dengan tema Workhop kali ini bahwa kalian harus melangkah bersama menuju PIMNAS 33, saya yakin kalian pasti bisa”, ungkap Moh, Iqbal sebagai penutup materi. (Wira)

FIK UNNES MENINGKATKAN INTERNASIONALISASI DENGAN ACPES 2019

ACPES (Asean Council of Physical Education and Sport) yang dilangsungkan di Semarang (10-12/8) menghasilkan puluhan jurnal ilmiah dengan standar internasional. Tahun ini adalah ACPES yang ke enam, sekaligus yang kedua bagi FIK UNNES yang sebelumnya telah suskses sebagai tuan rumah pada tahun 2015. ACPES merupakan konfrensi internasional dan forum komunikasi dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga yang dianggotai oleh berbagai perguruan tinggi di tingkat asia tenggara. ACPES sendiri didukung penuh oleh ICSSPE (International Council of Sport Science and Physical Education), sebuah lembaga bergengsi yang terkait dengan olahraga, ilmu olahraga dan pendidikan jasmani di dunia.

Pada ACPES yang ke enam yang dilaksanakan di UTC ini diisi dihadiri sebanyak 160 peserta yang terdiri dari tamu undangan, peserta seminar dan para anggota ACPES serta  keynote speaker yang khusus didatangkan dari berbagai negara. Para keynote speaker ini merupakan pakar dalam bidang olahraga.

Sebagai Pembicara utama menghadirkan Harry Warganegara Harun yang merupakan salah seorang chairman dan suksesor dalam Asiangames ke 18 di Jakarta-Palembang. Dalam paparanya yang berjudul “Indonesia Movement and Strategis to Enchance Sport and Health Technologies along with Industries”. Dalam sesi yang sama juga menghadirkan Katrin Koenen yang merupakan Director Of Scientific Affairs Internasional Council of Sport Science and Physical Education (ICSSPE) yang berkantor pusat di Berlin, Jerman, beliau menyampaikan materi dengan Judul “Role of Sport in Adressing gender Issue”

Selain Seminar yang diadakan selama 3 hari tersebut juga diadakan berbagai worksop pengembangan olahraga yang diisi oleh Prof. Eric Jull dari VIA University Collage Denmark yang memberikan workshop Fundamental Ballgame “love story ability”. Di sesi yang lain sesi workshop diisi oleh Mr. Sondre Veleri Heitmann yang merupakan anggota Norwegian Gymnastic Association (NGTF) yang memberikan pelatihan workshop Modern Gymnastics (Scandinavian style) dan Mrs. Mak Wai Yee Melissa yang merupakan dosen di Institute of Technical Education Collage East Singapore. Beliau memberikan materi dalam sesi Workshop dengan materi Blindfold Yoga.

Melalui ACPES ini diharapkan terjalin kerjasama antar perguruan tinggi anggota ACPES dalam hal pertukaran pelajar, pertukan dosen dan kerjasama dalam penelitian sehingga memberikan hal positif dari masing masing anggota. Selain itu melaui konfrensi ini juga merupakan upaya dalam rangka mendongkrak jumlah publikasi tingkat internasional dan jurnal terindeks.