Rapat Kerja Fakultas

Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes akan mengadakan Rapat Kerja Fakultas yang akan diselenggarakan di Hotel Lor In, Surakarta pada tanggal 3-4 Desember 2013 dengan agenda Rapat Evaluasi Kegiatan Tahun 2013 dan Penyusunan Program Kerja Tahun 2014. Untuk Jadwal kegiatan dapat dilihat disini.

Pengumuman Kompetisi Artikel Ilmiah Kemas

Dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi hasil penelitian, Jurnal Kesehatan Masyarakat (KEMAS) Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas ilmu Keolahragaan Unnes mengadakan kompetisi artikel ilmiah bidang kesehatan masyarakat.

Kompetisi ini berhadiah yang berhadiah total Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah), pendaftaran ditutup pada 26 November 2013. Setelah melalui seleksi yang cukup ketat. Dari 39 artikel yang masuk ke database panitia, Tim Juri menetapkan 23 artikel yang memenuhi standar kelayakan.

Dan berikut adalah nama-nama pemenang Juara 1 s.d. 3 dan berhak mendapatkan uang pembinaan :

PERINGKAT I   :    Siti Zulaekah (Prodi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadyah Surakarta)

PERINGKAT II  :    Surahma Asti Mulasari (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan)

PERINGKAT III : Lintang Dian Saraswati (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro)

Untuk informasi lebih lanjut tentang Pengumuman Kompetisi Artikel Ilmiah Kesehatan Masyarakat dapat diunduh pada halaman download.

FIK perkuat Jateng dalam Pomnas XIII Tahun 2013

Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes ikut andil dalam memperkuat kontingen Jawa Tengah (Jateng) dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XIII (Pomnas XIII) yang berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan hampir kurang lebih 75% mahasiswa dan tenaga pengajar FIK akan memperkuat kontingen Jateng yang mematok target juara pertama pada Pomnas kali ini.

”Kami ingin setidaknya kontingen Jateng bisa mempertahankan posisi kedua, karena dua kali berturut-turut menempati urutan kedua, yakni pada Pomnas XI di Palembang dan Pomnas XII di Batam,” kata Prof Masrukhi, Ketua Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (BPOMI) Jateng di sela-sela pelepasan atlet, Jumat (22/11) di Gubernuran Jawa Tengah Jalan Pahlawan.

Untuk perhelatan yang digelar 24 November-1 Desember itu, kontingen Jateng dilepas oleh Wakil Gubernur Drs Heru Sudjatmoko MSi, ditandai dengan pemakaian jaket dan topi kepada atlet futsal putri Laras Anugraheni dan Umar (atletik) setelah sebelumnya atlet-atlet dari FIK pada Rabu (20/11) juga telah berpamitan di tingkat Fakultas dan Universitas.

Prof Masrukhi optimistis target tersebut tercapai. “Bahkan bermimpi dengan bekerja keras menjadi juara pertama karena kontingen Jateng menerjunkan 220 atlet dari 29 PTN/PTS dan 54 official serta mengikuti semua cabang yang dipertandingkan yakni 14 cabang,” katanya.

Ke-14 cabang itu meliputi atletik, bola basket, bola voli indoor, bola voli pantai, bulutangkis, catur, futsal, karate, panahan, pencak silat, renang, sepak bola, tenis lapangan, dan tenis meja.

Harapan itu berdasarkan analisis kekuatan atlet Jateng yang relatif bagus, dan ada aturan main bahwa atlet Pelatnas SEA Games tidak boleh turun di arena Pomnas. “Ini yang cukup membanggakan, karena kontingen di luar Jateng ada yang degradasi yang cukup luar biasa sehingga menguntungkan kontingen Jateng,” katanya.

Kantong-kantong kekuatan emas itu cukup merata. Sekurang-kurangnya 29 emas di antaranya berada di tenis lapangan, atletik, sepak bola, karate, pencak silat, dan renang.

Wakil Gubernur Heru Sudjakmoko saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, prestasi Jateng di bidang olahraga saat ini menunjukkan tren kemajuan yang membanggakan pada event nasional dan internasional, termasuk kontingen Pomnas, karena menyandang gelar kedua berturut-turut, yakni pada Pomnas XI dan XII. “Semoga prestasi tersebut mendorong Jateng menjadi juara pertama pada Pomnas XIII ini,” katanya.

Namun Wagub juga mengingatkan para atlet untuk tidak cepat puas diri. “Masih banyak kekurangan yang harus kita kejar untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi. Karena itu, Pomnas ini jadikan sebagai ajang pelatihan dan sekaligus pembibitan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang meneruskan tongkat estafet guna membangun prestasi olahraga Jateng.”

Jatuh Bangun dan Saling Pukul hiasi Lapangan Softball

FORTA

Kamis (21/11) Jatuh bangun dan saling pukul menghiasi seluruh pemandangan di sekitar Lapangan Softball dan Hoki FIK Unnes. Masih dalam rangka menyemarakkan Bulan Prestasi FIK Unnes, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIK menyelenggarakan Festival Olahraga Tradisional Tahun 2013 (FORTA). Kegiatan dibuka oleh Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FIK Unnes selaku Penanggung Jawab Kegiatan.

Ada beberapa permainan/olahraga tradisional yang akan dipertandingkan pada FORTA 2013 kali ini, diantaranya adalah lari menggunakan balok, bakiak, balap karung, egrang, perang bantal dan tarik tambang.

Permainan/olahraga tradisional ini bersifat umum. Siapapun boleh mengikuti, baik mahasiswa, tenaga pengajar, tenaga kependidikan, tenaga pramubakti sampai petugas parkir dan cleaning servicepun boleh mengikuti. Kegiatan akan berlangsung sampai dengan hari Jum’at (22/11). Selain mengikuti permainan/olahraga tradisional tersebut, peserta juga dapat menikmati hiburan solo organ dan doorprice yang telah dipersiapkan oleh Panitia. Tidak hanya itu, kemeriahan acara terlihat ketika seluruh sivitas akademika berbaur menjadi satu untuk saling menjatuhkan maupun mengalahkan lawan-lawannya dalam permainan tersebut.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, sudah lama sekali kita mengabaikan beberapa permainan maupun olahraga yang dulu sering dilakukan waktu kita masih anak-anak. Sehingga kita perlu melestarikan budaya peninggalan dari nenek moyang. Disamping itu kegiatan ini  juga bertujuan sebagai ajang silaturahmi antar sivitas akademika, ujar Hadi selaku Ketua Panitia.

Stadium General : Peluang Sarjana Olahraga

stadium

Sudah menjadi konsumsi publik bahwa seorang sarjana olahraga ketika sudah menyelesaikan studinya, dia akan menjadi pengajar atau pendidik baik di tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas. Tetapi didalam kenyataannya, banyak sarjana olahraga yang bekerja bukan sebagai pengajar atau pendidik melainkan dibidang lain. Sebetulnya banyak sekali peluang kerja bagi sarjana olahraga didunia kerja dan jika kita ingin sukses, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah Education, Motivation, Inovation, Training, Vision dan Creativity.

Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Eko Zudistiyanto, salah seorang alumni Pendidikan Olahraga (POR) IKIP Negeri Semarang (PJKR Unnes pada saat ini). Ayah dari Alfath Dityo Firstqian dan Ananda Sekar Adela ini merupakan Manager dari beberapa klub olahraga ternama di Jakarta. Dia diundang dan memberikan kuliah umum dihadapan kurang lebih 280 mahasiswa pada Kamis (21/11) di Ruang Gedung Serba Guna FIK Unnes. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang didapat dalam berkarir diluar jalur pendidikan dapat ditularkannya kepada mahasiswa PJKR Unnes.

Stadium general merupakan agenda rutin dari jurusan PJKR setiap tahunnya, karena selain mendapatkan kuliah sesuai kurikulum  juga diperlukan juga pengalaman-pengalaman dari orang yang sudah sukses guna memotivasi mahasiswa, ujar Ipang Setiawan selaku Ketua Panitia.

 

FIK Sempurnakan Portofolio

Rabu (20/11) bertempat di Ruang Grand Ballroom, Hotel Grand Wahid Salatiga, Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes mengadakan acara penyempurnaan Portofolio Fakultas. Hal ini dilakukan karena ada perubahan beberapa data dari portofolio yang terdahulu sudah tersusun di tahun 2012.

Penyempurnaan ini dilakukan guna melengkapi borang Akreditasi Jurusan di lingkungan FIK, yang kebetulan pada September 2014, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) akan dinilai akreditasinya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat menghasilkan portofolio fakultas yang sempurna dengan data yang valid sehingga dapat digunakan oleh Jurusan IKM untuk akreditasi, ujar Tri Rustiadi (Pembantu Dekan Bid. Akademik) yang sekaligus membuka acara pada sore hari ini.

Penyempurnaan portofolio ini diikuti oleh 23 peserta mereka terdiri atas pejabat fakultas, pejabat jurusan, senat dan tenaga kependidikan dan dibagi dalam 7 tim kelompok untuk menyempurnakan 7 standart yang terdapat dalam borang, standart-standart tersebut adalah

Standart 1. Visi, Misi, Tujuan, Sasaran serta strategi Pencapaian

Standart 2. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu

Standart 3. Mahasiswa dan Lulusan

Standart 4. Sumber Daya Manusia

Standart 5. Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik

Standart 6. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana serta Sistem Informasi

Standart 7. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama

Merah Putih dari Unnes pun Berkibar di Ohio State University

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

ohio

Kebanggaan sangat terasa ketika bendera Merah Putih turut dikibarkan dalam Opening Reception 8th Annual International Scholar Research Exposition pada Rabu, (13/11), di breaker hall Ohio State University Amerika Serikat.

“Ini untuk kali pertama bendera Merah Putih ikut dikibarkan dalam acara tahunan di Ohio State University yang mempunyai kurang lebih 50.000 mahasiswa,” kata Dra Heny Setyawati MSi, dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dia terpilih sebagai salah satu dari 45 finalis yang mendapatkan kesempatan menyajikan poster hasil penelitiannya di perguruan tinggi terkemuka di Amerika itu.

Hasil penelitian itu, menurut Heny, dipilih dari 1.600 international visiting scholar  di Ohio State University. “Poster ditampilkan di sana selama dua bulan dari tanggal 12 November sampai dengan 31 Desember 2013,” kata dosen yang sedang menyelesaikan studi S3 Program Studi Pendidikan Olahraga PPs Unnes dan kegiatan Peningkatan Kualitas Publikasi International (PKPI) di The Ohio State University itu dari Negeri Paman Sam.

Selain menjadi finalis dalam acara tersebut, selama mengikuti kegiatan PKPI di Ohio State University, dia juga menyempatkan diri menjadi presenter dalam Indonesia Focus 2013 Conference yang diselenggarakan oleh Asian Society for International Relations and Public Affairs (ASIRPA) bekerja sama dengan Indonesian Student Association of the University of Pittsburgh di The University of Pittsburg Pennsylvania, 1 – 2 November 2013.

Pada pembukaan acara tersebut diserahkan sertificate of recognition kepada setiap peserta didampingi faculty mentor masing-masing.

(Sumber http://unnes.ac.id)

Ismina Unnes 2013 Digelar

ismina2

Dari kiri ke kanan : Tri Rustiadi, Rebecca Alcuizar, Wu Min, Tandiyo Rahayu, Harry Pramono, Rodney Yeo, Agus Mahendra, Surachai Jewcharoensakul

The 3rd International Seminar on PE, Sport and Health (Ismina) berhasil digelar dan berjalan dengan sukses. Sabtu (16/11) bertempat di Ruang Ramayana Hotel Patra Jasa Semarang, Rektor Unnes yang diwakili oleh Pembantu Rektor Bid. III membuka Ismina Unnes 2013. Acara juga dihadiri oleh Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. yang juga sebagai Pembicara Kunci (Keynote Speaker) dalam seminar tersebut dengan paparan “Menakar Peran Penjasor dalam Pembentukan Karakter”.

Isimna ke 3 yang diselenggarakan oleh FIK ini menghadirkan 4 pembicara asing dan 1 pembicara dari Indonesia, mereka adalah

Agus Mahendra, MA (Indonesia) dengan paparan “Promoting Efforts (Investment) in Improving Physical Education in Indonesia”

Prof. Dr. Surachai Jewcharoensakul (Thailand) dengan paparan “The Promoting Physical Education and Sport Programs in Thailand”

Wu Min, Ph.D (China) dengan paparan “Sport Psychology Service for Chinese Elite Swimmers”

Rodney Yeo, MA (Singapore) dengan paparan “Sport Smart Skills (S3) A Functional Approach to The Conduct of Fundamental Motor Skills and Its role in The Development of an Athlete”

Rebecca Alcuizar,Ph.D (Phillipines) dengan paparan “Physical Education in The Phillipines”

Seminar Internasional kali ini mendapat respon yang sangat baik dari dari berbagai kalangan baik dibidang olahraga maupun kesehatan. Kurang lebih 350 peserta memenuhi ruang seminar dan diantara peserta tersebut terdapat 80 pemakalah yang mempresentasikan makalahnya di sesi paralel.

Pada sesi paralel sendiri dibagi menjadi 5 kelompok yaitu
Kelas A : Physical Education, Administration and Management and Curriculum

Kelas B : Physical Education, Teaching, Assessment and Curriculum

Kelas C : Physical Education, Teaching, Assessment and Curriculum, Public Health, Sport Coaching and Training

Kelas D : Sport Coaching and Training, Sport Paedagogy, Psychology, Sport Physiology, Biomechanics

Kelas E : Sport Physiologi, Biomechanics

Kami atas nama panitia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik dan berjalan dengan lancar, semoga ditahun-tahun yang akan datang akan semakin baik lagi, ujar Tandiyo Rahayu selaku Ketua Panitia yang juga Guru Besar FIK.

Harry Pramono Buka Forum Dekan

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

forum dekan

Kamis (14/11) Bertempat di ruang Rama Shinta Hotel Patrajasa, Ketua Forum Dekan Dr. H. Harry Pramono, M.Si membuka pertemuan Forum Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Se- Indonesia. Pertemuan yang diagendakan berlangsung selama 2 hari ini akan menentukan arah dan tujuan dari masing-masing prodi keolahragaan secara nasional. Forum Dekan merupakan forum komunikasi antar Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Acara yang sama juga telah digelar tahun lalu di Semarang, dan pada tahun ini FIK Unnes kembali dipercaya menjadi tuan rumah.

Forum Dekan FIK yang semula hanya 13 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Negeri Se-Indonesia sekarang telah berkembang menjadi 30 Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang memiliki Prodi Keolahragaan. Dari 30 anggota tersebut yang diundang, hadir sejumlah 26 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta. Masing-masing perguruan tinggi yang hadir diwakili oleh Dekan, Pembantu Dekan Bid. Akademik, Kajur/Kaprodi, Sekjur/Sekprodi dan Kepala Laboratorium.

Harry Pramono yang juga Dekan FIK  Unnes, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan repson positif dari para peserta yang datang dari berbagai pelosok di Indonesia dalam melakukan revitalisasi Prodi Keolahragaan demi kemajuan olahraga nasional. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan persamaan persepsi atas berbagai kendala yang dihadapi masing masing prodi, sehingga mendapatkan hasil untuk menentukan kebijakan secara nasional. Salah satu contohnya adalah FIK Unnes memiliki Prodi Pendidikan, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi ( PJKR); Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKLO) dan Ilmu Keolahragaan (IKOR). Namun begitu di bebeberapa perguruan tinggi nama-nama tersebut masih ada yang belum sama, sehingga perlu sinkronisasi. Sampai berita ini diturunkan, masih berlangsung pertemuan antar masing-masing Prodi Keolahragaan guna menentukan kebijakan masing-masing Prodi tersebut.

Kegiatan ini juga beragendakan peningkatan kerjasama antar perguruan tinggi yang hadir yang ditandai dengan penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU. Kerjasama tersebut meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga (IPTEKOR).

FIK Adakan Ismina 2013

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK Unnes) akan mengadakan Seminar Internasional (Ismina) Ke 3 Tahun 2013 ini. Ismina akan dilaksanakan di Poncowati Hall Patrajasa Hotel Semarang, 16 November 2013 mendatang.

Seminar dengan tema “Promoting Investment in Physical Education and Sport Programmer”  akan menghadirkan

  1. Prof. Dr. Surachai Jewcharoensakul, Dean of Faculty of Education Kasetsart University, Thailand
  2. Wu Min PhD, Lectturer of School of Sport & Physical Education, Central China Normal University, China
  3. Rebecca Alquizar PhD, Senior Lecturer in Mindanao State University-Iligan Institute of Technology, Phillipines
  4. Rodney Yeo MA, The Head of Physycal Education & Developmnent, Singapore Sport School, Singapore
  5. Agus Mahendra MA, Senior Lecturer, Indonesia University of Education Bandung, Indonesia

Seminar ini diperuntukkan bagi mahasiswa dengan biaya registrasi Rp 350 ribu dan bagi guru, dosen, umum sebesar Rp 500 ribu.

Diinformasikan kepada seluruh pemakalah bahwa proceeding dapat didownload pada saat Seminar sudah dimulai di http://fik.unnes.ac.id pada halaman download.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Ismina FIK Unnes 2013 melalui Telp./Fax : +6224-858007, HP +6285641537753