Tim Hockey Putri UNNES Raih Emas Piala Menpora

hockey putri

Tim Hockey Putri UNNES berhasil meraih medali emas pada kejuaraan hockey ruangan antar mahasiswa Piala Menpora ke 12 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta tanggal 24-28 April 2017.

UNNES yang menurunkan tim UKM Hockey tampil luar biasa mulai dari babak penyisihan sampai babak final sehingga berhasil menjadi juara pertama pada Kejuaraan Hockey Ruangan Mahasiswa (KHRM) tersebut. Bahkan penghargaan individual disapu bersih  oleh para pemain UNNES, Zulita Dwi Aprilia mahasiswi jurusan IKOR dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dan Putri Krismonita mahasiswi jurusan PJKR sebagai pemain terbaik.

Atas keberhasilan tim putri UNNES meraih medali emas Dr. Setya Rahayu, M.S sebagai pembina UKM Hockey menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pemain dan pelatih yang telah berjuang maksimal sehingga mampu mengharumkan lembaga dan berharap mampu meraih prestasi-prestasi pada event berikutnya.

Jadwal, Ploting Evaluator, Contoh RAB dan Nota Persetujuan Penelitian Pengabdian

Kepada Peneliti dan Pengabdi berikut kami informasikan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Dana FIK Tahun 2017 sebagai berikut :

1. Pengunggahan Instrumen yang sudah disetujui oleh evaluator paling lambat tanggal 3 Mei 2017

2. Pengumpulan Proposal dan Instrumen yang sudah disetujui oleh evaluator paling lambat tanggal 3 Mei 2017 di   Sub Bag Akademik dan Mawa FIK (Bpk Rohmadi).

Keterlambatan Pengungahan dan Pengumpulan Proposal dan Penelitian berpengaruh terhadap Pencairan Dana.

Terimakasih.

Jadwal, Ploting Evaluator, Contoh RAB dan Nota Persetujuan dapat diunduh di halaman Download

BEM FIK Gelar Sport Olympic Games

WhatsApp Image 2017-04-23 at 04.00.52

Masih dalam rangkaian Dies Natalis Unnes ke 52, BEM FIK Unnes menyelenggarakan Sport Olympic Games yang diikuti oleh 9 Perguruan Tinggi Se Jateng dan DIY ( UPGRIS Semarang, Unwahas, UKSW Salatiga, UTP Solo, UNS , UMNU Kebumen, Unsoed Porwokerto, UNY Yogyakarta dan Unnes Semarang).

Pada kegiatan tersebut dipertandingkan beberapa cabang olahraga antara lain Bolavoli, Tenis Meja, Tenis Lapangan , olahraga tradisional dan eksebisi Woodball. Acara dibuka oleh Dekan FIK Unnes Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd  dijadwalkan akan berlangsung selama 2 hari  Sabtu-Minggu tanggal 22-23 April 2017 di Laboratorium Olahraga  Prof. Soegijono FIK Unnes.

Sport for all, sport for fun and sport for life menjadi tema kegiatan tersebut, acara ini lebih mengedepankan pertandingan persahabatan, bersenang senang dan untuk menjalin hubungan yang harmonis antar perguruan tinggi. Salah satu alasan panitia mempertandingkan cabang olahraga permainan tradisional adalah untuk melestarikan  permainan tradisional dimana permainan tradisional mengandung filosofi kerjasama dan persahabatan namun tetap mendapatkan kegembiraan dalam pelaksanaannya. Permainan tradisional saat ini mulai dilupakan oleh generasi muda kita karena merebaknya permainan berbasis teknologi. Melihat kondisi tersebut Unnes tergerak untuk melestarikannya dengan mengadakan pertandingan permainan tradisional,

Hari Kartini Sebagai Sarana Konservasi Budaya

 

IMG_1376

Kemeriahan hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April turut dirasakan warga FIK Unnes. Pada tahun ini terasa spesial karena dosen dan tendik dihimbau memakai pakaian adat daerah, dengan memakai pakaian adat daerah berarti turut melestarikan budaya tradisional Indonesia.
Segenap pimpinan fakultas sampai tenaga kependidikan FIK Unnes tampak begitu ceria, simpul senyum dan candaan sempat terlontar dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Taufik Hidayah, M.Kes, meski FIK yang biasanya tegas di lapangan dengan baju olahraga tapi dengan memakai pakaian adat daerah semakin gagah dan menawan.
Perlu dibanggakan bahwa sebagai Fakultas yang sudah menerapkan kesetaraan gender, hal ini dibuktikan dengan kepemimpinan FIK oleh perempuan-perempuan yakni Prof. Tandiyo Rahayu sebagai Dekan FIK, kemudian ada Prof. Dr. Oktia Woro K.H, M.Kes sebagai Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan dan Wakil Dekan Bidang Akademik juga seorang perempuan Dr. Setya Rahayu, M.S.
Harapan dan cita-cita RA Kartini saat ini dan masa yang akan datang menjadi tanggungjawab perempuan-perempuan Indonesia untuk terus berkiprah dalam membangun manusia yang cerdas dan bersahaja.

 

Tampil di TVRI, Kartini FIK UNNES Menginspirasi

wedangan

Rabu (20/04) sebanyak 15 mahasiswi FIK turut serta dalam program “Wedangan” yang disiarkan langsung oleh TVRI Jawa Tengah bertema “Perempuan-perempuan Yang Menginspirasi Zaman”

Acara tersebut ditayangkan pukul 17.30 sd 19.00 WIB,  dihadiri oleh Kartini-Kartini Jawa Tengah, seperti  Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti atau lebih dikenal sebagai mbak Ita, EVP PT. KAI Daop IV Wiwik Widayanti, Fashion Designer Susan Pingky Budiardjo, dan Dekan FIK UNNES Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd.

Tema tersebut  diambil untuk memperingati hari Kartini, karena salah satu jasa beliau adalah para perempuan Indonesia memiliki kesetaraan dan kesamaan dalam hak maupun kewajiban. Hal itu terbukti dari sekian banyak perempuan Indonesia yang saat ini menduduki jabatan atau pimpinan di berbagai bidang, salah satunya Dekan FIK yang saat ini dipimpin oleh seorang perempuan.

Para mahasiswi FIK  yang mengikuti acara tersebut tampak bersemangat dan antusias menyampaikan harapan agar perempuan-perempuan Indonesia makin memberi warna untuk memajukan pembangunan.

27 Mahasiswa PJKR Ikuti Short Course di ITE College Singapore

17904340_10207876772508681_203850763763547213_n

Senin (17/04) Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan di Dekanat FIK  dengan bangga melepas 27 mahasiswa PJKR untuk mengikuti Short Course Physical Education Practice di ITE College Singapore, manajemen jurusan PJKR turut hadir pada kesempatan yang membahagiakan tersebut.

Mahasiswa PJKR akan berada di ITE College Singapore mulai tanggal 18 sampai 22 April 2017, Dekan FIK UNNES, Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd. berpesan agar para mahasiswa mampu beradaptasi dan memanfaatkan kesempatan berharga untuk menyerap ilmu dan menjalin networking dengan berbagai mahasiswa di luar negeri.

Program short course dan pertukaran mahasiswa (student exchange) lebih menekankan pada pengenalan budaya dan kekhasan suatu negara. Pembelajaran ini sangat penting dan membantu mahasiswa untuk memiliki cultural intelligence yang banyak diutamakan perusahaaan internasional.

Ketua Jurusan PJKR, Dr. Mugiyo Hartono, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan Short Couse Physical Education Practice di ITE College Singapore merupakan upaya lembaga untuk memberikan nilai plus bagi mahasiswa agar bisa berkiprah di kawasan ASEAN dan dunia internasional.

Pengumuman Seleksi Proposal Penelitian dan Pengabdian Dana Dipa FIK Tahun 2017

Yang ditunggu oleh para pengusul penelitian dan pengabdian dana DIPA FIK tahun anggaran 2017 akhirnya diumumkan juga. Dari 82 judul yang masuk ke sipp.unnes.ac.id oleh reviewer melalui tahapan penilaian, 46 proposal  lolos dan didanai sedang 24 proposal harus dilakukan perbaikan agar bisa didanai.

Para Pengusul dapat melihat proposal yang lolos didanai pada laman download, Dr. Setya Rahayu, M.S selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa proposal yang masuk tahun ini diharapkan mampu menghasilkan output yang bermanfaat bagi lembaga.

 

 

Sosialisasi ELENA Untuk Pembelajaran Online bagi Dosen FIK

Semarang (31/3)  Guna menumbuhkan dan meningkatkan penggunaan teknologi pendidikan , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang mengadakan sosialisasi program Elena di Ruang Prof. Husein Argasasmita. Elena adalah sebuah program E-Learning yang dibuat oleh Universitas Negeri Semarang untuk membantu sivitas akademika dalam proses pembelajaran secara online. Baik dalam pemuatan tugas dari dosen maupun hasil penugasan dari mahasiswa yang diupload ke program tersebut.

Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Elena di Fakultas Ilmu Keolahragaan ” dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik,  Dr. Setya Rahayu, M.S. Acara ini dipandu Koordinator Elena FIK, Ranu Baskora A.P,M.Pd dan dihadiri oleh dosen Fakultas Ilmu Keolahrgaaan dari jurusan yaitu: PJKR, PKLO, IKOR dan IKM. Setelah kegiatan sosialisasi ini, selanjutnya diadakan kegiatan workshop Elena bagi dosen. Harapannya tentu setelah  kegiatan elena,  dosen dapat menggunakan elena ini dalam perkuliahan maksimal 4 pertemuan dalam 16 kali tatap muka yang disyaratkan.