Dekan FIK UNNES menerima delegasi UPSI Malaysia

. Bertempat di ruang rapat FIK UNNES Sekaran, Senin (28/9) Dekan FIK Unnes Dr. Drs. Harry Pramono, M.Si menerima delegasi dari UPSI Malaysia. Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia diwakili oleh Prof. Dr. Mohd. Sani Madon yang juga sebagai Vice Dean Of Faculty Of Sport Science.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu hari ini dalam rangka “pioneering partnership and Fellowship of sport Science” yang akan semakin ditingkatkan antar kedua belah pihak. Terlebih lagi saat ini sudah ada Asean Universities Conference on Physical Education and Sport Sciences (AUCPESS). Dimana dalam forum ini dapat saling bekerjasama dalam meningkatkan peranan dan fungsi serta kualitas pendidikan olahraga dan ilmu keolahragaan.
UPSI Malaysia sendiri merupakan Universitas yang berada di wilayah Negara Malaysia yang berdiri semenjak 1 mei 1997 dan berlokasi di Tanjung Malim Perak Darul Ridzuan. UPSI sendiri memiliki 4 prodi yaitu Bachelor of Education (Sport Science) with Honours, Bachelor of Education (Physical Education) with Honours, Bachelor of Education (Coaching Science) with Honours, Bachelor of Science in Sport (Sports Rehabilitation) with Honours dan satu program pasca sarjana untuk program Master dan Doctor.
Diharapkan dengan kerja sama ini dapat semakin meningkatkan kualitas antar kedua belah pihak dengan saling berbagi informasi dan ilmu pengetahuan antar ke dua Universitas khususnya Fakultas Ilmu Keolahragaan

Unnes Sukes Menggelar ACPESS 2015 di Semarang

SEMARANG – Universitas Negeri Semarang dengan sukses menggelar Konferensi Internasional Kelima Pertemuan dalam Bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga Tingkat ASEAN (5th International Conference ASEAN Council of Physical Education and Sport/ACPES), 15-18 September 2015 di auditorium Unnes kampus Sekaran.

Ketua Panitia Prof Tandiyo Rahayu, di Semarang, mengatakan konferensi ini digelar antara lain untuk menentukan arah pembangunan pendidikan jasmani dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang spesifik masing-masing regional.

‘’Kemudian untuk memberi rekomendasi terkait arah pembangunan pendidikan jasmani kepada semua pemangku kepentingan dan menyebarluaskan hasil penelitian-penelitian terkini yang berhubungan dengan pendidikan jasmani, ilmu olahraga, dan kesehatan,’’ ungkap guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes tersebut.

ACPES adalah forum pertemuan tahunan akademisi dalam bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Dalam setiap pertemuan, seluruh perguruan tinggi peserta wajib mengirimkan perwakilan untuk mempresentasikan hasil-hasil penelitian mutakhir dari lembaga anggota jejaring ini.

‘’FIK Unnes telah memetik manfaat melalui penyelenggaraan kerja sama penelitian dengan Srinakharinwirot University Thai land, dan saat ini sedang taraf pembicaraan untuk kerja sama penelitian dengan UPM, Kasetsart University, dan Mahasarakham University,’’ kata Tandiyo.
Sejauh ini, empat kali ACPES diselenggarakan. Tandiyo mengatakan, sumber daya manusia di Unnes telah memetik manfaat, baik dosen maupun mahasiswa keolahragaan.

Adapun pembicara tamu adalah Prof Doune MacDonald, PhD dari The University of Queensland, Australia, Assoc Prof Erik Juul (VIA-University College, Denmark), Pichit Muangnapoe, PhD (Srinakharinwirot University, Thailand), dan Prof Richard Bailey, PhD (perwakilan ICSSPE-UNESCO). Selain itu ACPEES 2015 ini dihadiri oleh

‘’Akan hadir 105 orang dari jejaring ACPES. Selain itu juga dihadiri 370 peserta, di mana 115 di antaranya akan mempresentasikan karya ilmiah. Para peserta ini berasal dari Thailand, Filipina, Singapore, Malaysia, Lybia, Mesir, Afrika Selatan, Italia, Yunani, Australia dan negara-negara lain, serta para akademisi keolahragaan dari ujung Timur hingga ujung Barat wilayah Indonesia.

 

Prof Tandiyo, Dekan FIK Wanita bergelar Profesor pertama Indonesia

FIK akan memiliki Dekan wanita yang pertama sekaligus juga Profesor Wanita yang pertama. dalam pemilihan dekan FIK Unnes tahun periode 2015-2019 yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Prof. Huesein pada senin (7/9). Prof Tandiyo Rahayu meraih suara tertinggi yaitu sebesar 14 suara, disusul calon dekan ke dua Yaitu Dr. H. Nasuka sebanyak 7 Suara dan Drs. Tri Rustiadi M.Kes sebanyak 4 Suara.

pemilihan Dekan yang berlangsung tertib dan kondusif di pimpin oleh Dekan FIK Dr. H. Harry Pramono dan juga dihadiri oleh PR I bidang akademik Prof Dr Rustono MHum. dalam acara yang berlangsung tidak lebih dari satu jam terebut dihadiri oleh para senat FIK sebanyak 14 Senat. Hal ini menunjukkan bahwa senat FIK hadir lengkap dalam pemilihan dekan fik periode 2015-2019.

Profesor Pendidikan Olahraga Prof. Dr. Tandiyo Rahayu M.Pd menempuh studi doktor dan magister di Universitas Negeri Jakarta. Pendidikan S1-nya ditempuh di Universitas Negeri Semarang (dulu IKIP Semarang). Dosen kelahiran Semarang 20 Maret 1961 ini mengajar mata kuliah Metodologi Penelitian di Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Reksreasi (PJKR).

Sebagai peneliti Prof. Dr. Tandiyo Rahayu M.Pd telah menyumbang sejumlah gagasan dalam bidang olahraga. Dalam pidato berjudul “Pendekatan Multi Dimensi dalam Penelitian Keolahragaan”, Prof Tandiyo Rahayu mengatakan, untuk melakukan penelitian tentang keolahragaan tidak dapat dilakukan hanya dalam satu bidang ilmu, yaitu ilmu keolahragaan.

“Sebab banyak hal yang berpengaruh di dunia keolahragaan, sehingga diperlukan penelitian secara komprehensif dalam berbagai bidang ilmu untuk mengkaji permasalahan yang dihadapi oleh kondisi keolahragaan di Indonesia,” katanya.

Dalam penelitian “Pengembangan Teknologi Analisis Citra Digital untuk Penilaian Postur” ia menyampaikan proses pengenalan postur secara otomatis antara citra subyek dan citra ideal melalui pengubahan ke citra biner dapat dilakukan. Pengenalan ini dengan dengan metode perbandingan luas bidang tubuh antara citra subyek dengan citra ideal yang sudah ada . Dalam metode ini, ditentukan ciri/fitur yang berpengaruh dalam menentukan tipe/bentuk seseorang ke dalam satu dari 3 tipe.

Di bidang olahraga, penelitian yang dilakukan Prof. Dr. Tandiyo Rahayu M.Pd antara lain Penelitian Model Senam Pekerja (2005-2006) dilakukannya selama dua tahun, Penerapan Pembelajaran Resource-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Aplikasi Mahasiswa dalam Perkuliahan Psikologi Olahraga (2006), Pengembangan Alat Ukur Keterampilan Lompat Jangkit (2004), Survei Proses Penguasaan Gerak Dasar Tenis Lapangan (2003), Patol: Olahraga Tradisional di Wilayah Pesisir Utara Jawa (Ketua Peneliti) (2001), Pengembangan Alat Ukur Keterampilan Gerak Dasar Permainan Softball (2000), dan Kontribusi Postus Dinamis Tubuh terhadap Tingkat Keterbelajaran Gerak (2009).

Selain itu, Prof. Dr. Tandiyo Rahayu M.Pd juga melakukan riset dalam bidang pendidikan keolahragaan, antara lain Penerapan Pembelajaran Melalui Diskusi Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa dalam Perkuliahan Metodologi Penelitian (2006), Survei Karakteristik Gerak Dominan Para Buruh di Wilayah Kota Semarang dan Sekitarnya (2002), Survei Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penelitian Mandiri) (2002), Survey Keterbelajaran Gerak Anak Anak Usia Sekolah Dasar di Jawa (2008).
Penelitian lainnya, antara lain Pengembangan Teknologi Analisis Citra Digital untuk Penilaian Postur (2009), Pengembangan Kuesioner Online untuk Meningkatkan Kualitas PBM di Prodi POR PPs Unnes (2010), dan Persepsi Masyarakat Perkotaan terhadap Kebutuhan Aktivitas Fisik Untuk Mencapai Hidup Sehat : Studi Komparasi Indonesia – Malaysia ( 2011).